Taman Hutan Raya (Tahura) ini bisa dijadikan alternatif
kunjungan wisata akhir pekan jika sedang mampir ke Berastagi, Tanah Karo,
Sumatera Utara. Beragam jenis flora dan fauna dikembangkan pemerintah kabupaten
setempat di kawasan konservasi seluas 51.600 hektare ini.
Mulai pohon jenis pinus merkusi, altingia exelsa, schima
walichii, hadir pula pinus dari daerah luar, seperti pinus caribae, khasia,
insularis, dan aghatis. Sedangkan fauna yang dipelihara di kawasan hutan ini
antara lain, monyet, siamang, gajah, trengiling, rusa, dan elang. Keragaman
flora dan fauna menjadikan tempat itu sebagai tujuan studi ilmu pengetahuan
alam.
Tempat ini resmi menjadi Tahura sejak November 1988.
Letaknya persis di kaki Gunung Sibayak, salah satu gunung tertinggi di Provinsi
Sumut. Dengan diresmikan sebagai Tahura, maka tempat itu kerap dikunjungi
sebagai lokasi penelitian dan pengembangan Ilmu Kehutanan.
Tahura juga menjadi pusat rekreasi alam terbesar di
kawasan Sumut. Di
Sembari mendapat informasi perihal beragam tanaman dan
jenis pepohonan pinus dan cemara, pengunjung dapat menikmati hiburan ringan
berupa musik dan tarian tradisional Karo dan dangdut. Hiburan itu khusus
digelar setiap akhir pekan menghibur jumlah pengunjung yang membludak.
Jalur utama memasuki taman ini terletak di Tongkoh.
Lokasinya persis di ruas jalan utama Berastagi-Medan. Hampir semua angkutan
umum melintasi lokasi wisata ini. Loket masuk sekira Rp2.000 per orang.